Hal Hal Yang Membatalkan Wudhu

Hal Hal Yang Membatalkan Wudhu

Wudhu merupakan salah satu cara umat Muslim untuk mensucikan diri dan membersihkan diri dari hadas kecil yang telah menjadi salah satu syarat sah ibadah shalat dan ibadah ibadah lainnya. Hal ini dikarenakan wudhu merupakan suatu kondisi yang dimana kita harus sah sebelum menunaikan ibadah. Apabila wudhu yang kita lakukan tidak benar maka ibadah yang akan kita lakukan tidak jadi sah sehingga pahala yang menjadi keutamaan dari ibadah tersebut tidak akan didapatkan. Maka dari itu, sebagai umat Muslim, sudah sepatutnya kita mengetahui apa saja hal hal yang dapat membatalkan atau merusak wudhu kita. Nah untuk mengetahui apa saja hal hal tersebut, simak terus artikel ini hingga selesai ya.

 

Hal Yang Membatalkan Wudhu

Ketika kita berwudhu, maka tubuh kita akan bersih dan suci secara agama dan siap untuk menghadap ke Allah SWT melalui ibadah yang akan kita lakukan dan termasuk dengan ibadah shalat dan lainnya. Namun ada beberapa hal yang dapat melumpuhkan atau membatalkan Wudhu apabila dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja. Berikut ini beberapa hal dalam Islam yang dapat membatalkan wudhu:

 

1. Muntah

Muntah adalah sebuah kondisi dimana kita akan mengeluarkan makanan atau minuman dari lambung melalui mulut, dan muntah sendiri dianggap dapat membatalkan wudhu. Namun,  ada dua pendapat dalam mazhab Hanafi bahwa jika seseorang muntah seteguk, maka muntah tersebut dapat membatalkan wudhu. Di sisi lain, menurut mazhab Maliki dan Syafi’i, muntah tidak dapat membatalkan wudhu. Hal ini karena Rasulullah pernah muntah satu kali setelah wudhu dan  tidak mengulangi wudhunya.

 

2. Hilang Kesadaran

Hilang kesadaran seperti pingsan, mabuk dan lainnya juga dinilai dapat membatalkan wudhu. Hal ini dikarenakan ketika hilang kesadaran maka beberapa anggota tubuh tidak akan berfungsi dan tubuh kita akan tidak sadarkan diri.

Menurut hadits, Abudawood berkata: “Mata adalah penjaga anus. Karena itu, setiap orang yang tidur harus wudhu.”

 

3. Keluarnya Hadas Dari Kemaluan

Segala sesuatu yang berasal dari alat kelamin, seperti air seni, buang air besar, air besar, air mani, air wadi, dan bahkan kentut, dapat membatalkan pembersihan kita. Mereka semua hadas, ada yang kecil, dan ada yang besar. Abu Hurairah berkata dalam hadits Rasulullah, “Jika dia najis untuk melakukan pembersihan, Allah tidak akan menerima doa orang lain darimu.”

Selain itu juga tertuang dalam Al-quran Surah Al-Maidah ayat 6 

Artinya: “Atau salah satu dari kalian telah datang dari kamar mandi”.

 

4. Keluar Nanah Dan darah

Darah dan nanah  dapat membatalkan wudhu dan kebersihan seseorang, bahkan jika tidak melalui alat kelamin atau mulut sekalipun. Wudhu menjadi batal jika darah mengalir atau keluar dari tubuh seseorang dan perlu dibersihkan atau dimurnikan kembali. Bahkan, jika anda hanya mengeluarkan satu  atau dua tetes, maka harus tetap perlu wudhu kembali dengan membersihkannya. Ini karena hadits yang pernah mengatakan bahwa Nabi “harus berwudhu terhadap semua darah yang mengalir.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *