Amalan Wajib dan Sunnah Setelah Bulan Ramadan

Amalan Wajib dan Sunnah Setelah Bulan Ramadan

Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Tidak hanya diwajibkan untuk berpuasa, namun selama Ramadhan, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amalan saleh. Terlebih lagi, Terlebih, setiap amalan dan perbuatan baik yang dikerjakan di bulan Ramadan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.

 

Amalan Wajib dan Sunnah Setelah Bulan Ramadan

Meski bulan ramadhan segera berlalu, bukan berarti kita tidak boleh berhenti untuk melakukan kebaikan dan amalan saleh. Justru setelah ramadhan ada banyak amalan sunnah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan pahala yang berlimpah. Apa saja amalan amalan tersebut.? berikut beberapa diantaranya.

 

1. Puasa 6 Hari di Bulan Syawal

Anjuran puasa enam hari di bulan Syawal ini diterangkan dalam sebuah hadits, berbunyi, “Siapa saja berpuasa bulan Ramadan, kemudian diikutinya dengan enam hari puasa di bulan Syawwal, maka seolah-olah dia berpuasa sepanjang masa.” (HR. Muslim)

Jika ingin mengamalkan ibadah sunnah ini, bacalah niat puasa sunnah enam hari di awal bulan Syawal berikut:

“Nawaitu shauma ghanin ‘an ada’i sunnatis syawali lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah Ta’ala.”

 

2. Menjaga Salat Lima Waktu dan Salat Berjamaah

Perintah untuk melaksanakan salat ditegaskan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari riwayat Abu Abdrrrahman Abdullah bin Umar bin Khattab:

“Islam itu dibangun atas lima perkara yaitu: bersaksi tiada Tuhan kecuali Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan salat, membayar zakat, berhaji ke Baitullah, dan berpuasa pada bulan Ramadan.” (H.R Bukhari dan Muslim)

Dalam Islam, kewajiban melaksanakan salat telah ditentukan waktunya. Karena itulah, setiap umat Muslim diwajibkan salat tepat waktu, terutama salat lima waktu (Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, Isya).

“Sesungguhnya salat itu kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (Q.S An-Nisa ayat 103)

Keutamaan mengerjakan salat lima waktu diterangkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, melalui sabdanya, “Allah berfirman, ‘Aku wajibkan bagi umatmu salat lima waktu. Aku berjanji pada diriku bahwa barangsiapa yang menjaganya pada waktunya, Aku akan memasukkannya ke dalam surga. Adapun orang yang tidak menjaganya, maka aku tidak memiliki janji padanya’.” (H.R Sunan Ibnu Majah)

Setiap umat Islam, terutama kaum Adam, diutamakan memenuhi panggilan adzan untuk melaksanakan salat lima waktu berjamaah di masjid, sebagaimana firman Allah Ta’ala:

“Dirikanlah salat, tunaikan zakat dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk.” (Q.S Al Baqarah ayat 43)

 

3. Memperbanyak Puasa Sunnah

Puasa sunnah bagi setiap Muslim yang mengerjakannya memiliki keistimewaan tersendiri. Salah satunya, ia akan ditingkatkan derajatnya dan termasuk kelompok orang-orang yang disayangi Allah (as saabiqun al muqorrobun).

Terkait amalan sunnah setelah bulan Ramadan ini diterangkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melalui sabdanya dalam sebuah hadist:

“Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka Aku akan memberi petunjuk pada pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar, memberi petunjuk pada penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, memberi petunjuk pada tangannya yang ia gunakan untuk memegang, memberi petunjuk pada kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan, pasti Aku akan melindunginya.” (H.R Bukhari)

 

4. Menjaga Salat Malam

Allah SWT juga berfirman mengenai keutamaan salat tahajud dalam Surat Al-Isra’ ayat 79:

“Dan bangunlah pada sebahagian dari waktu malam serta kerjakanlah ‘sembahyang tahajud’ sebagai ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu di tempat yang terpuji pada hari akhir.”

 

5. Membaca Alquran

“Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).” (QS. Al-Baqarah ayat 185)

Rajin membaca Alquran sebaiknya tetap konsisten dikerjakan, meskipun bulan Ramadan telah berakhir. Sebab, membaca Alquran memiliki keutamaan seperti yang disampaikan Rasulullah melalui sabdanya:

“Sebaik-baiknya di antara kalian adalah yang mempelajari Alquran dan saling mengajarkan.” (H.R Bukhari)

 

6. Berinfak dan Sedekah

Anjuran berinfak sesering mungkin diterangkan Allah Ta’ala dalam firman-Nya, “Apapun harta yang kalian infakkan maka Allah pasti akan menggantikannya, dan Dia adalah sebaik-baik pemberi rezki.” (Q.S Saba’ ayat 39). 

Tujuan berinfak dan sedekah bisa beragam, seperti untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, dalam rangka pembangunan masjid, kegiatan dakwah, serta kegiatan lainnya yang bernilai amal jariah.

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (Q.S Al Baqarah ayat 245)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *