Apa Manfaat Dari Puasa Arafah? Keutamaan Puasa Arafah

Apa Manfaat Dari Puasa Arafah? Keutamaan Puasa Arafah

Puasa merupakan salah satu bentuk ibadah umat Muslim yang bertakwa. Puasa dalam Islam terdapat dalam dua macam yaitu puasa wajib dan puasa sunnah. Puasa wajib merupakan puasa yang diharuskan untuk dilaksanakan misalnya seperti puasa ramadhan, puasa nazar dan lainnya. Sementara puasa sunnah merupakan puasa yang dianjurkan namun tidak diharuskan. Namun meski demikian, puasa sunnah juga memiliki cukup banyak keutamaan, seperti halnya dengan puasa Arafah.

 

Niat Puasa Arafah

Menjalankan puasa Arafah sendiri hampir sama saja dengan puasa pada umumnya yang dimana kita diwajibkan untuk menahan diri dari berbagai hal yang dapat merusak amal ibadah puasa. Namun untuk niat dari puasa ini berbeda. Adapun niat dalam melaksanakan ibadah puasa Arafah yakni.

NAWAITU SHOUMA ARAFATA SUNNATAN LILLAHI TA’ALA

Artinya:

“Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala.”

 

Keutamaan Puasa Arafah

Sebagai umat Muslim, bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang istimewa. Ketika memasuki awal bulan ini, banyak keutamaan-keutamaan dan amalan baik yang dianjurkan untuk umat Muslim.

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan di awal bulan Dzulhijjah adalah Puasa Arafah. Puasa ini dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah dan disunnahkan untuk seorang Muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji. Lantas apa yang menjadi keutamaan dari puasa ini.? Simak ulasan berikut.

 

Menghapus Dosa 2 Tahun

Salah satu keutamaan dari puasa Arafahadalah sebagai penghapus dosa selama dua tahun. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadist Rasulullah SAW,

“Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim).

 

Sebagai Ibadah pada 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

 “Dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu: Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya: Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah? Beliau menjawab: Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun.” (HR. Imam Bukhori).

 

Dikerjakan pada Hari Arafah

Keutamaan Puasa Arafah yang ketiga, yaitu puasa ini dilaksanakan hanya pada hari Arafah. Pada hari tersebut, Allah SWT banyak membebaskan manusia dari neraka. Sesuai dengan hadist yang berbunyi,

“Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka melebihi hari arafah” (HR. Muslim).

 

Sunnah Rasulullah SAW

Keutamaan Puasa Arafah yang keempat, yaitu bahwa puasa Arafah ini merupakan amalan yang sering dilakukan oleh Rasulullah. Rasulullah disebutkan tidak pernah meninggalkan puasa sunnah ini.

“Ada empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah yaitu puasa asyura, puasa hari arafah, puasa tiga hari setiap bulan dan shalat dua rakaat sebelum subuh.” (HR. An Nasa’i dan Ahmad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *