Begini Cara Mandi Wajib Saat Puasa?

Begini Cara Mandi Wajib Saat Puasa?

Ketika hendak memasuki bulan ramadhan, Umat Muslim biasanya akan mandi terlebih dahulu. Mandi yang dilakukan ketika menyambut kedatangan bulan puasa adalah mandi junub atau mandi bersih. Mandi junub sendiri dilakukan agar hadas besar pada tubuh dapat dihilangkan. Lantas bagaimana cara melakukan mandi junub.? Berikut penjelasannya.

 

Cara Mandi Wajib

Ketika hedak melakukan mandi junub atau mandi bersih, hal yang perlu untuk diketahui adalah niat dari mandi itu sendiri. Adapun niat yang dapat diucapkan ketika hendak mandi junub yaitu.

 

Doa mandi junub bagi suami-istri usai berhubungan badan

Nawaitul Ghusla Liraf’il Hadatsil Akbari Fardhan Lillaahi Ta’aala Artinya: Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar, fardhu karena Allah ta’ala. 

 

Doa mandi junub usai berhentinya darah nifas

Nawaitul Ghusla Lirafil Hadatsil Nifasi Lillahi Ta’ala Artinya: Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah ta’ala. 

 

Doa mandi junub usai masa menstruasi

Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Haidil Lillahi Ta’ala Artinya: Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta’ala. Tata cara mandi junub 

 

Cara Mandi Junub

Tata cara mandi junub antara perempuan dan laki laki sama saja yang membedakannya hanya hukum saat menyela rambut dengan jari. Bagi seorang laki laki hukumnya wajib, sementara wanita hukumnya sunnah. Adapun langkah langkahnya sebagai berikut.

  1. Membaca niat mandi junub. 
  2. Membasuh tangan kanan dan kiri sebanyak tiga kali. 
  3. Membersihkan kemaluan dan bagian lain yang dianggap kotor, seperti dubur, ketiak, pusar, hingga sela jari kaki menggunakan tangan kiri. 
  4. Mencuci kembali kedua tangan agar terhindar dari najis. 
  5. Berwudu. 
  6. Membasuh rambut dan kepala dengan sela-sela jari yang basah. 
  7. Mengguyur kepala sebanyak tiga kali secara menyeluruh di bagian kepala dan kulit kepala. 
  8. Menyiram tubuh secara merata dari ujung rambut hingga ujung kaki, dimulai dari bagian kanan lalu dilanjutkan ke bagian kiri.

 

Hukum Mandi Junub

Mandi junub hukumnya adalah wajib bagi siapa yang telah terkena hadas besar. Adapun hadis yang menerangkan wajibnya mandi junub yakni.

Allah SWT berfirman dalam Alquran Surah Al-Maidah ayat 6: “Idza qumtum ila as-shalati fa-ghsiluu wujuhakum wa aydiyakum ilal-maraafiq wa-msahuu bi-ru-usikum wa arjulakum ilal-ka’baini. Wa in kuntum junuban fattaharuu,”. Yang artinya: “Apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah,”.

Kemudian dalam Surah An-Nisa ayat 43, Allah juga berfiman: “Wa laa junuban illa aabiri sabilin,”. Yang artinya: “(Jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja,”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *